Suatu usaha yang berbadan hukum

Suatu usaha yang berbadan hukum tentunya harus memiliki akta pendirian perusahaan sebagai syarat mutlak dalam mendirikan sebuah perusahaan. Perseroan terbatas (PT) adalah sebuah bentuk badan usaha yang merupakan suatu perikatan. Karena itulah perseroan terbatas (PT) harus didirikan minimal oleh 2 orang atau lebih. Perikatan tersebut harus dilakukan dengan cara membuat akta pendirian usaha yang dilakukan dan dibuat oleh notaris. Pembuatan akta tersebut dibuat oleh notaris dan harus ditandatangani oleh pendiri atau pengurus perusahaan secara langsung di hadapan notaris. Akta pendirian perusahaan tersebut berisi tentang keterangan mengenai identitas perusahaan, serta kesepakatan pihak-pihak dalam mendirikan perusahaan.
Dalam UU Perseroan Terbatas, akta pendirian memuat tentang deskripsi perusahaan beserta keterangan-keterangan lainnya yang berkaitan dengan pendirian perusahaan. Dalam akta pendirian perusahaan memuat sekurang-kurangnya mengenai:
• Nama dan tempat perusahaan didirikan
• Maksud dan tujuan perusahaan didirikan
• Dalam bidang apa kegiatan usaha dilakukan
• Besarnya modal, yang meliputi modal dasar, modal disetor, dan modal ditempatkan.
• Nama dan jabatan sejumlah anggota direksi atau pengurus perusahaan
• Tata cara pengangkatan, pemberhentian, dan pergantian anggota direksi maupun dewan komisaris perusahaan
• Penetapan tempat serta tata cara penyelenggaraan RUPS
• Tata cara penggunaan keuntungan yang diperoleh perusahaan, serta tata cara pembagian dividen kepada para pemegang saham
Beberapa hal diatas merupakan keterangan minimal yang harus ada pada akta. Dalam pembuatannya, pendiri harus datang langsung menghadap notaris. Jika berhalangan dan tidak bisa hadir bisa diwakilkan oleh orang lain dengan menggunakan surat kuasa.
Sebelum mengajukan permohonan mengenai pengesahan perusahaan sebagai badan hukum, pendiri harus mengajukan nama perseroan terbatas beserta opsinya kepada Menteri, dan selanjutnya akan mendapatkan persetujuan dari Menteri. Dalam mengajukan nama perusahaan, nama yang diajukan harus nama baru yang belum pernah digunakan oleh perusahaan lain sebelumnya. Pengajuan nama juga harus sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan.
Pengesahan Perseroan Terbatas (PT) Sebagai Badan Hukum
Setelah nama yang telah diajukan telah disetujui oleh Menteri, langkah selanjutnya adalah pendiri harus mengajukan permohonan kepada Menteri untuk mendapatkan pengesahan Perseroan Terbatas sebagai badan hukum yang nantinya akan dikeluarkan melalui Surat Keputusan Menteri. Permohonan tersebut selambat-lambatnya harus diajukan kepada Menteri dalam waktu 60 hari setelah akta pendirian ditandatangani.
Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum Perseroan Terbatas (PT) Mendapatkan Status Badan Hukum
Sebelum memperoleh status badan hukum, para pendiri harus melakukan perbuatan hukum untuk mengikat perusahaan. Perbuatan hukum tersebut misalnya adalah membuat perjanjian dengan pihak lain atas nama perusahaan atau menyetorkan modal.
Pendiri bisa melakukan penyetoran saham sebelum perusahaan didirikan, namun hal tersebut harus dicantumkan dalam akta pendirian perusahaan . Jika perbuatan tersebut tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, maka perbuatan hukum tersebut tidak bisa mengikat perusahaan.