Syarat-syarat dalam membuat akta pendirian perusahaan

Syarat-syarat dalam membuat akta pendirian perusahaan adalah:
1. Fotokopi KTP para pendiri atau pengurus perusahaan, minimal 2 orang
2. Fotokopi KK direktur atau penanggung jawab perusahaan
3. Pas foto berwarna penanggung jawab ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
4. Salinan atau fotokopi PBB tahun terakhir sesuai dengan domisili perusahaan
5. Salinan atau fotokopi bukti kepemilikan tempat usaha atau surat kontrak/sewa tempat usaha
6. Jika gedung tempat usaha berada di wilayah gedung perkantoran, dibutuhkan Surat Keterangan Domisili dari pengelola gedung.
7. Jika gedung tempat usaha berada di lingkungan perusahaan, maka dibutuhkan Surat Keterangan dari RT/RW setempat.
8. Kantor atau tempat usaha berada di wilayah perkantoran/plaza, ruko, atau tidak berada di wilayah pemukiman penduduk.
9. Foto kantor dari berbagai sudut, termasuk foto tampak depan, foto kantor tampak dalam (ruangan yang berisi, meja, kursi, computer, beserta 1-2 orang pegawai). Foto tersebut berguna untuk mempermudah dalam melalukan survey lokasi dalam pengurusan SIUP atau PKP.
10. Perusahaan harus siap di survey
Macam Akta Usaha Dalam Berbagai Bentuk Usaha
Ada 4 macam bentuk akta pendirian perusahaan dalam berbagai bentuk usaha, seperti PT, CV, perseorangan dan firma.
• PT (Perseroan Terbatas)
PT (Perseroan Terbatas) adalah sebuah usaha yang memiliki badan hukum resmi. PT dimiliki oleh dua orang atau lebih yang memiliki tanggung jawab hanya kepada perusahaan tanpa harus melibatkan harta pribadinya atau harta perseorangan yang ada di dalamnya.
• CV (Comanditaire Venootschap)
CV merupakan bentuk usaha alternatif yang dapat dipilih bagi para pengusaha yang mempunyai modal terbatas. Biasanya usaha dalam bentuk kecil atau home industri lebih memilih bentuk usaha ini dalam menjalankan bisnisnya. Berbeda dengan PT, biaya untuk membuat akta pendirian CV lebih murah jika dibandingkan dengan biaya pembuatan akta pendirian PT.
• Perseorangan
Perusahaan perseorangan dimiliki dan dikelola sendiri secara pribadi atau individu. Semua orang mempunyai kesempatan untuk membuat bisnis perseorangan. Karena hanya didirikan oleh satu orang, umumnya perusahaan perseorangan mempunyai modal yang tebatas.
• Firma
Firma adalah bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari 2 orang atau lebih yang telah mempunyai sebuah usaha sebelumnya. Biasanya firma didirikan atas nama bersama dan semua tanggung jawab perusahaan dibagi rata kepada seluruh anggota.
Ciri dari firma adalah:
• Jika terdapat hutang yang tidak terbayar oleh perusahaan, maka setiap pemilik atau anggota wajib melunasi hutang tersebut dengan harta pribadinya.
• Setiap anggota mempunyai hak yang sama untuk menjadi seorang pemimpin
• Seorang anggota tidak berhak untuk memasukkan anggota baru tanpa persetujuan dari anggota yang lainnya.
• Keanggotan firma berlaku seumur hidup
• Setiap anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
Dalam mendirikan firma, akta pendirian perusahaan tidak mutlak diperlukan